Archive for December, 2010

2011 Kita Sambut Dengan Pementasan

Posted in Catatan Mbah Jiwo on December 24, 2010 by Mbah Jiwo

Get ready actors!!

Ketua Teater Langit Baru dan Visi 2011

Posted in Catatan Mbah Jiwo on December 16, 2010 by Mbah Jiwo

Selamat datang harapan.

3 tahun sudah kita menjadi keluarga, aku tahu sebagiannya tidak sempurna, memang. Biarlah di antara lobang2 ketidaksempurnaan itu Tuhan datang dan memberi sentuhannya.

Agar cinta di antara kita sempurna.

Agar senyum diantara kita lebih tulus.

Dan tanaman yang kita tanam 3 tahun lalu di halaman belakang hati kita, bersemi indah.

Teman2 teater langit semuanya, alhamdulillah kemarin usai sudah prosesi LPJ Pengurus Lama dilanjutkan Pemilihan Ketua Baru dan Pengurus Teater Langit yang baru masa kepengurusan 2010-2011.

Kami segenap admin blog dan keseluruhan anggota TL mengucapkan terimakasih dan respek sebesarnya untuk kepemimpinan Pak Wow dan seluruh jajarannya.

Dan sekaligus kami mengucapkan selamat untuk ketua baru kita : Rijal Faizin Rahman.

*inilah rijal yg sebenarnya, terimalah apa adanya

Selamat memimpin dan berjuang 2010-2011.

Mudah2an ke depan kita bisa mencapai bersama Visi 2011 kita :

1. Menjadi Teater Langit yang eksis dan dikenal di Malang Raya.
2. Memiliki sanggar yang standar.
3. Bisa latihan rutin seminggu sekali.

Jadi benarlah jargon kita selama ini : TL 2011 Bisa!!

Getaran CINTA Di Antara KITA

Posted in Catatan Mbah Jiwo with tags on December 10, 2010 by Mbah Jiwo

Bagaimana menguji CINTA kita pada sesuatu? Organisasi misalnya? Teater Langit misalnya?

Rumus lama yang sering saya pakai : LIHAT PERILAKUNYA PASKA KEPENGURUSAN.

Cinta itu, menembus sekat2 yang ada. Usia, jurusan, angkatan, posisi bahkan TEMBOK.

Selamat menjelang PERGANTIAN KEPENGURUSAN buat Teater Langit.

Saya tuliskan sepotong ewes-ewes untuk teman2 yg bakal pergi :

di bibirmu ada cinta
duhai senja
aku ingin memelukmu
sebagaimana dulu
kamu mengajakku
terbang bersama
kupu2 itu masih ada
kusimpan di lemari kamarku
aku mengingatnya sebagai dirimu
ketika malam tiba
aku selalu khawatir
mungkin aku pergi dulu
atau engkau pergi meninggalkanku

Ciao.

%d bloggers like this: