Archive for February, 2011

Kekompakan Itu Penting

Posted in Catatan Mbah Jiwo on February 25, 2011 by Mbah Jiwo

Teman2 jumlah kita semakin banyak, organisasi kita berkembang. Semakin banyak yang tertarik bergabung menjadi Anggota Teater Langit. Ini peluang besar bagi kita.

Kita semua sadar, kondisi ini menuntut kita untuk semakin profesional.

Semakin baik kinerjanya. Semakin baik melatih diri dan belajar ilmu teater. Semakin baik mengatur organisasi, agar cita2 kita bisa kita capai.

Bersama.

Dalam perjalanan itu, teman2…saya merasa kita harus semakin kompak. Langkah harus kita samakan, bukan berjalan bersama…tapi menyamakan langkah, berderap!!

Ingat cerita tentang sepotong lidi? Yang lemah.

Ia menjadi kuat ketika ia bergabung dengan lidi lemah lainnya. Disatukan oleh sebuah ikat. Teater Langit adalah ikat kita, dan kitalah lidi2 lemah itu. Yang ingin dan harus bersatu.

Apalah artinya kita jika kita sendiri?

Kita harus semakin kompak, kita harus semakin guyub, kita harus semakin dekat.

Kita keluarga.

Dan lihatlah, perlahan2 jika kita bisa KOMPAK. Keberhasilan2 yang lalu pernah kita capai, akan kita ulangi. Phobia masa lalu akan kita raih lagi. Dan, bukan itu saja…

Cita2 kita agar TL bisa menghibur MALANG RAYA, insyaAllah bisa kita capai bersama.

Pertanyaannya…

Bisakah kita KOMPAK?

Advertisements

Syuting

Posted in Catatan Mbah Jiwo on February 2, 2011 by Mbah Jiwo

Kemarin, 1 Februari 2011 akhirnya kami bisa take pertama untuk syuting film pendek : 27 °.

Ini adalah film perdana kami, jadi kedatangan teman dengan jumlah yang luar biasa, semangat Hafidz sebagai aktor utama, dan seluruh kru yang membantu, bagi saya adalah KEBANGGAN.

Surprise!

Saya merasa terharu dalam hati, insyaAllah film ini akan sukses. Dan manfaatnya bisa dirasakan oleh siapapun yang melihatnya. InsyaAllah.

Hari pertama, hujan turun deras pada jam 11. Akhirnya kami undur dan pagi tadi kami ambil gambar untuk hari ke 2.

Peserta yang datang membantu dikit sekali. Tinggal 5 orang saja. Saya, Pak Wow, Hafidz, Bayu dan Badriyah.

Ya ampun, Badriyah naik motornya ngeri banget.

Serasa roda tiga.

Tapi alhamdulillah semangat masih tetep terjaga. Percayalah, syuting dengan sedikit orang itu lelah betul.

Akhirnya syuting hari kedua selesai pukul 12. Dan besok syuting hari ke 3 alias hari terakhir.

Buat teman2 yang mau ikut kumpul dirumah jam 1 siang. InsyaAllah lebih seru.

NB : mbah ucapkan terimakasih untuk Chusna yang sudah repot2 beli nasi pecel untuk kami di hari pertama.

Salam insan perfilman. <– nggaya.

%d bloggers like this: